Antara Nautilus, PolicyKit, polkit, devicekit dll

Date January 25, 2010

Sudah cukup lama mencari penyebab harddisk internal tidak dapat dimuat (mount) melalui Nautilus yang ada desktop GNOME di Fedora 12. Biasanya di Nautilus jika volume label harddisk internal di klik, maka akan dimuat dan muncul di desktop. Pencarian solusi agak susah mendapatkan ditemukan, salah satunya karena nama paket yang terkait aktifitas ini (sepertinya) berubah. Paket yang terkait adalah PolictKit, polkit, devicekit, PolicyKit-gnome, polkit-gnome dan lain-lain. Versi Fedora yang dipakai sebagai referensi juga beragam, melibatkan Fedora 9, Fedora 10, Fedora 11, Fedora 12 dan Fedora 13 (development/rawhide).

Investigasi pertama mencari paket atau module yang bertugas melakukan autentifikasi. Pemeriksaan dilakukan di IGOS Nusantara 2009 (IGN2009) yang dapat melakukan mount dari Nautilus. Paket yang terkait telah terpasang, namun tetap saja Fedora 12 tidak dapat melakukan mount. Setelah melakukan penelusuran yang beragam, akhirnya dapat solusi dengan melakukan perubahan di berkas /usr/share/polkit-1/actions/org.freedesktop.devicekit.disks.policy

Agar mount dapat dilakukan dari Nautilus ubah baris:
SEMULA: <allow_active>auth_admin_keep</allow_active>
MENJADI: <allow_active>yes</allow_active>.

Blok lengkap:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
  <action id="org.freedesktop.devicekit.disks.filesystem-mount-system-internal">
    <description>Mount a system-internal device</description>
    <description xml:lang="da">Montér en intern enhed</description>
    <message>Authentication is required to mount the device</message>
    <message xml:lang="da">Autorisering er påkrævet for at montere et fil system</message>
    <defaults>
      <allow_any>no</allow_any>
      <allow_inactive>no</allow_inactive>
      <allow_active>yes</allow_active>
    </defaults>
  </action>

Beberapa investagi lainnya masih perlu dilakukan agar dapat mengetahui cara kerja PolicyKit dan devicekit.

Throughput AP berkurang akibat dicampur

Date January 8, 2010

Selama ini memperkirakan Access Point (AP) Draft N cukup cerdas dalam mode mix B/G/N. Ternyata saat beberapa client yang beragam mode melakukan akses ke AP Draft N, akan terjadi penuruhan throughput sebesar 50% sampai- 80%. Solusinya jika memiliki client yang masih memakai standar B atau G, layani dengan AP kedua. AP Draft N atur dalam mode N saja.

Ref:
http://www.smallnetbuilder.com/content/view/30224/100/

Tiga situs upgrade ke 2.9.1

Date January 5, 2010

Baru saja masuk ke dashboard situs ini, terlihat update ke Wordpress 2.9.1 telah tersedia. Langsung saja melakukan update secara otomatis. Prosesnya berlangsung cepat, kecepatan  akses server hosting untuk download update wordpress cukup baik. Biasanya jika update Wordpress perlu beberapa kali diulang, maklum bandwidth Internasional yang ada di server hosting tidak besar.

Setelah sukses upgrade satu situs ke Wordpress 2.9.1, dilanjutkan dengan ujicoba hasil update, hasilnya lancar. Sehingga dilanjutkan untuk melakukan update dua situs lainnya agar menjadi Wordpress 2.9.1.

IGN2009 dan repositori di USB Flash Disk

Date January 5, 2010

Repositori yg ada di IGN2009 DVD dapat disalin (”copy”) ke ”USB Flash Disk” (UFD).

Tahapan menyalin ke UFD:

  1. Sediakan UFD ukuran 4 GB, kalau ada UFD ukuran 8 GB tentu lebih leluasa.
  2. Gunakan komputer yang memiliki DVD Drive, penyalinan dapat dilakukan di komputer dengan sembarang sistem operasi.
  3. Ubah nama label UFD lama menjadi IGN2009
  4. Masukkan IGN2009 DVD.
  5. Salin folder “ign” dan “repodata” ke UFD.

Memakai UFD Repositori

  1. Masukkan UFD Repositori ke komputer yang telah terpasang IGN2009
  2. Jalankan: # yum install nama_paket –enablerepo=ign2009-media

Keuntungan UFD Repositori adalah akses yang lebih cepat dibanding memakai repositori dari IGN2009 DVD.

Ref:
http://igos-nusantara.or.id/wiki/

Tukar font

Date October 8, 2009

Ada tiga set font dari Redhat dengan lisensi GPL+ [1]. Font ini dapat dipakai sebagai pengganti font yang sering dipakai saat memakai Microsoft Windows dan Office. Font tersebut adalah:

  1. Sans (substitusi untuk Arial, Albany, Helvetica, Nimbus Sans L, dan Bitstream Vera Sans)
  2. Serif (substitusi untuk Times New Roman, Thorndale, Nimbus Roman, dan Bitstream Vera Serif)
  3. Mono (a substitusi untuk Courier New, Cumberland, Courier, Nimbus Mono L, dan Bitstream Vera Sans Mono).

Font telah dipaket untuk Fedora, Redhat dan distro lainnya [2]

Ref:
[1] https://www.redhat.com/promo/fonts/
[2] https://fedorahosted.org/liberation-fonts/

Satu jam dengan BFS

Date September 10, 2009

Awalnya baca posting pak Andika tentang muncul kembalinya patch kernel dari Con Kolivas. Kemudian ada posting lagi dari stwn tentang hal yang sama. Kemarin saat ada waktu luang, coba explorasi lebih jauh, akhirnya dapat src.rpm yang siap kompile ulang.

rpmbuild menghasilkan kernel-2.6.30.5-43.209.i586.rpm, kemudian langsung install. Booting ulang, saat jalankan Firefox di dua menit awal, terlihat tidak stabil. Jalankan chromium hasil compile dari spot, malah crash. Terpikir untuk mencari chromium versi akhir, dapat rpm yang didalamnya ada skrip yang otomatis melakukan download chromium versi development.

Chromium 4.0.208.0 (25841) dapat berjalan di atas kernel 2.6.30.5 + BFS 209. Ujicoba stabilitas dan responsivitas desktop dilanjutkan dengan menjalankan empat buah mplayer untuk memutar Naruto episode 121, 122, 123 dan 124, ditambah menjalankan game online FarmVille di Facebook dengan flash plugin, ditambah menjalankan Firefox untuk membuka beberapa situs … hasilnya lancar!

Uji coba lainnya masih dilakukan, jika stabilitas berjalan di banyak komputer, kemungkinan besar distro lokal yang saat ini dikerjakan, akan memakai BFS.

Mengubah permalink

Date August 30, 2009

Sejak awal situs ini memakai Wordpress. Wordpress memberikan pilihan permanent link (permalink) untuk setiap posting yang dibuat. Awalnya situs ini memakai permalink dengan bentuk /%postname%/. Saat ini format permalink yang dipakai diubah melalui menu setting di wordpress menjadi Day and name. Contoh hasil permalink untuk posting ini menjadi: http://suryana.or.id/2009/08/30/mengubah-permalink/

Slimrat patch

Date August 30, 2009

Slimrat adalah aplikasi command line untuk melakukan download dari Rapidshare, Megaupload, Depositfiles dan banyak lagi. Pakai slimrat sudah cukup lama, sangat membantu saat akan melakukan download beberapa/banyak file dari rapidshare non premium melalui command line.

Saat baca post dari ryosaeba tentang slimrat yang tidak dapat melakukan download dari rapidshare, kurang yakin dengan hal tersebut, karena beberapa hari sebelumnya masih dapat melakukan download dari rapidshare. Saat tadi mencoba, ternyata slimrat tidak berfungsi. Sepertinya masalah ini mulai muncul (8/29/2009) terlihat dari situs tempat slimrat dikembangkan dengan nomor issue 60.

Setelah melakukan patch, saat ini slimrat telah berfungsi kembali. Terima kasih atas post ryosaeba dan hasant yang telah membuatkan patch.

Pengguna FB di Indonesia tak akurat

Date August 29, 2009

Info dari Facebook [1] menunjukkan saya punya 120 teman di Indonesia. Jelas tak akurat, karena teman FB saya dari Indonesia lebih dari 350 teman. Tidak akuratnya jumlah teman saya yang ditunjukkan dari link [1], tentunya berpengaruh pada jumlah keseluruhan pengguna yang ada di network Indonesia. FB saat ini menunjukkan pengguna di Network Indonesia sebanyak 2.898.826. Jika koreksi dilakukan dari satu sumber saja, yaitu dari selisih teman FB saya di Indonesia, jumlah seharusnya adalah 2.899.056, berasal dari: 2.898.826 + (350-120)

Silakan login ke FB, lalu klik link [1]. Jika sempat, silakan mengisi komentar di blog ini untuk mengisi:

  1. Tulis jumlah teman dari Indonesia hasil dari link [1]
  2. Tulis jumlah teman FB sebenarnya yg berasal dari Indonesia

Catatan:
[1] http://www.facebook.com/editaccount.php?networks

Parameter di Chrome atau Chromium

Date August 21, 2009

Browser Google Chrome atau Chromium saat ini belum menyediakan opsi untuk menonaktifkan tampilan gambar. Opsi lainnya juga belum tersedia, misalnya untuk nonaktifkan java, flash dan javascript. Cara untuk menonaktifkan dilakukan dengan memakai parameter saat menjalankan Google Chrome atau Chromiun. Parameter tersebut antara lain:

  • –disable-images
  • –disable-java
  • –disable-javascript
  • –disable-dev-tools
  • –disable-hang-monitor
  • –disable-images
  • –disable-logging
  • –disable-metrics
  • –disable-metrics-reporting
  • –disable-plugins
  • –disable-popup-blocking
  • –disable-prompt-on-repost

Beberapa parameter untuk aktifkan plugin, extension dan greasemonkey

  • –enable-plugins
  • –enable-extensions
  • –enable-greasemonkey
  • –start-maximized