Author Archive

Layanan Perdana Provider GSM AXIS

Baca informasi dari Maseko tentang AXIS Center di BEC menarik minat untuk datang ke BEC. Saat didatangi pada hari Minggu, CS AXIS menyatakan bahwa AXIS Center di BEC belum menjual paket perdana. CS memberi informasi bahwa ada penjual voucher/perdana dari kios-kios kecil di Jalan Pahlawan yang telah memiliki stok kartu AXIS.

Setelah dari BEC, pulang lewat Jalan Pahlawan sambil mengamati spanduk kios-kios kecil, banyak sekali kios-kiosnya. Akhirnya menelpon seorang teman yang sangat familiar dengan Jalan Pahlawan. Senin pagi, teman tersebut menyatakan sebuah kios di sekitar Perempatan Pahlawan akan memiliki stok AXIS pada siang hari. Saya pesan dua buah untuk dipakai sendiri, dan dua buah lagi untuk teman kantor yang nitip dibelikan.

Senin Sore menerima empat buat kartu perdana AXIS, langsung saja setelah Isya melakukan aktifasi. Akses ke 838 Layanan Pelanggan sangat lancar, permintaan untuk dikirimkan setting GPRS secara Over The Air (OTA) sangat responsif, inilah nyamannya menjadi pelanggan provider GSM yang pelanggannya masih sedikit. Berbeda sekali dengan (misalnya) XL yang saat ini sangat susah dan lama jika ingin terhubung ke CS.

Akses GPRS melalui Motorola E398 dapat dilakukan dengan lancar, tidak nyaman dengan kecilnya layar E398, beralih memakai PDA Phone. Hem… tetap saja layarnya terasa sempit. Akhirnya menyalakan notebook, sambungkan dengan GSM Modem, pasang driver dan perangkat lunak untuk deteksi GSM Modem. Akses internet dan nulis posting ini dari layar dengan resolusi 1280×800 barulah terasa nyaman 🙂

Oh ya, mode 3G/UMTS di tempat saya tidak dapat diperoleh, sinyalnya sangat minim, sedangkan untuk GPRS dan EDGE dapat sinyal penuh. Buat saya ini tidak masalah, apalagi akses data sebesar 100 MB tiap bulan sampai 31 Mei 2008, diberikan AXIS secara Free. Test kecepatan akses melalui speedtest.net dengan milih server Surabaya mendapat nilai downlink 156 kbps, uplink 33 kbps.

Aktifis Linux sepuluh tahun lalu

Sejak kemarin bergabung kembali ke milis baru Klub Linux Bandung (KLuB). Sebetulnya saya ikut KLuB sejak awal-awal berdiri tahun 1998, hanya saja jadi anggota yang tidak aktif, hanya sempat hadir sesekali. Kenal beberapa aktifis Linux di KLuB generasi awal, ada Jay, Priyadi, Boy Avianto, Dicky Wahyu, Zikri, Pak Andika, Pak Budi Rahardjo. Sekilas kenal juga dengan Robert (?) yang punya kios menjual kaos linux, cd linux (Mandrake dan Redhat), gantungan kunci dan sebagainya. Waktu itu saya kenal mereka sekilas, cuma aktifis tersebut yang tidak kenal saya 🙂

Khusus mengenai gantungan kunci yang saya beli hampir sepuluh tahun lalu dari kiosnya Robert, ada tulisan Linux Inside dan dibawahnya ada tulisan www.pradana.co.id, saat ini masih saya pakai, sedangkan kaos linux sudah diminta oleh adik saya 🙂

Mengenang masa lalu, saya lantas menanyakan ke milis mengenai history ketua/presiden KLuB, saya hanya ingat “presiden” pertama KLuB adalah Boy Avianto, selanjutnya tidak tahu lagi urutan kepemimpinan KLuB. Website KLuB saat ini sedang dalam perawatan, informasi lama belum dimasukkan ulang. Iseng-iseng bongkar informasi lama websitu KLuB yang ada di cache google dan webarchive.

Lihat arsip lama dan tampilan website KLuB agak senyum-senyum sedikit, rupanya desainer web KLuB adalah Boy Avianto, seru juga melihat tag html yang dipakainya, masih pakai table, tata letak tiga kolom yang dipakai sangat konservatif, sangat beda jauh kualitasnya dengan website avianto.com saat ini. Tentu saja di era sekarang table tidak akan dipakai oleh Boy Avianto 🙂

Oh ya, disusunan organisasi KLuB generasi awal tercatat sekretaris KLuB adalah Priyadi, saya kira dulu posisi Priyadi di KLuB berkaitan dengan kemahirannya dalam coding, ternyata …

Wakil IGOS Nusantara di ILC

Ada email dari salah satu panitia Indonesia Linux Conference 2007 (ILC 2007) di mailing list Linux Aktifis mengenai undangan untuk setiap KPLI dan Komunitas Linux untuk hadir. Saya kemudian mengirim email ke panitia untuk konfirmasi mengenai keikutsertaan komunitas IGOS Nusantara (IGN) di ILC. Balasan email dari panitia ILC2007 menyatakan bahwa Komunitas IGN dapat quota dua orang yang ditanggung akomodasi dan transport, hal ini agak berbeda dengan informasi di website ILC2007 yang menyatakan wakil dari komunitas IGN, Ubuntu-ID, Slackware dan lain-lain hanya satu orang yang ditanggung akomodasi dan transportnya. Semoga saja panitia dapat segera memberi konfirmasi mengenai hal ini.

ILC2007

Jika tidak ada halangan, saya akan hadir ke ILC2007, berangkat dari Bandung. Apakah ada rekan-rekan lain yang berangkat dari Bandung ke ILC2007? Bisakah kita berangkat bersama-sama?