Archive for the ‘Ekspose’ Category

Terjemahan berkait

Sejak beberapa bulan lalu ikut melakukan penerjemahan beberapa aplikasi open source ke Bahasa Indonesia. Sebagai pemula, ada beberapa hal yang tidak diketahui atau terlewat, misalnya aplikasi tertentu ternyata memakai berkas terjemahan dari aplikasi atau pustaka yang dipakai aplikasi tersebut.

Sebelumnya telah mencari-cari cara untuk dapat mengganti teks dalam suatu button, contoh msgstr “Tekan tombol ‘Maju’ untuk melakukan pengaturan”. Pada saat aplikasi dicoba, tulisan memang muncul, tetapi button bertuliskan “Forward”. Tentu bertanya-tanya, terjemahan “Forward” ada di berkas apa?

Pendekatan pragmatis kemudian diambil, yaitu melakukan perubahan msgstr “Tekan tombol ‘Forward’ untuk melakukan pengaturan”. Build ulang aplikasi, ujicoba, dan hasilnya sesuai. Tapi… ternyata belum selesai. Saat memakai pustaka yang sudah diterjemahkan dan mengganti pustaka lama, terjemahan menjadi terbalik. Aplikasi menampilkan tulisan “Tekan tombol ‘Forward’ untuk melakukan pengaturan”, sedangkan button menjadi “Maju”.

Terjemahan salah dan berkas lenyap

Sudah cukup lama mengalami kehilangan berkas (file) akibat terjemahan salah. Penerjemahan mengubah “Replace” menjadi “Ganti nama”, mestinya diterjemahkan menjadi “Timpa”.

Replace menjadi Ganti Nama

Saat pertama melihat tampilan tersebut dan ingin mengganti nama berkas yang diunduh menjadi nama lain, selanjutnya melakukan klik “Ganti nama”. Loh … kok tidak muncul jendela untuk melakukan penggantian nama. Hilanglah berkas yang sebelumnya sudah ada. Mulai saat itu tahu jika telah terjadi kesalahan penerjemahan.

Terjemahan yang salah tersebut ada di paket atau aplikasi gtk+ pada baris:

#: ../gtk/gtkfilechooserdefault.c:8168 ../gtk/gtkprintunixdialog.c:490
msgid “_Replace”
msgstr “_Ganti nama”

Ganti harddisk server dan ethX

Dua Minggu lalu:
Ada beberapa server di ruangan sebelah. Server yang ada memakai IGOS Nusantara 2009 (IGN2009). Dua server akan dipindah ke data center yang ada di Gedung Cyber. Salah satu harddisk server perlu ditukar dan dimasukkan ke server baru. Pemindahan harddisk dilakukan dari server1 ke server baru. Saat server baru dinyalakan dapat melakukan booting dengan baik. Penyesuaian yang dilakukan hanya melakukan konfigurasi ulang IP address di eth2.

Hari ini:
Penyesuaian IP address yang dilakukan dapat langsung berfungsi. Namun ada satu hal yang membuat penasaran, yaitu melakukan konfigurasi ulang agar nama device ethernet di server baru memakai nama eth0 dan eth1.

Cara penggantian nama device ethX telah dituliskan di IGOS Nusantara Wiki (IGNwiki), ada di:
http://igos-nusantara.or.id/wiki/IGOS_Nusantara_dan_Ganti_Ethernet

Lihat juga:

http://igos-nusantara.or.id/wiki/IGOS_Nusantara_dan_Ethernet