Archive for the ‘Mac’ Category

TipleBoot: Lima kali install ulang iMac

Keinginan untuk membuat iMac 17″ Core Duo agar triple boot sudah ada sejak awal Juli 2006, setelah ada waktu akhirnya pada minggu ketiga mulai baca beberapa referensi untuk melakukan triple boot.

Membuat iMac menjadi triple boot ternyata banyak menyita waktu, memasang tiga sistem operasi harddisk Serial ATA di iMac berukuran 160 GB (pada MacOS X terlihat 152 GB) perlu melakukan pengaturan partisi secara tepat. Jika pengaturan partisi telah dibuat, dan ternyata kemudian tidak cocok dengan pengaturan tersebut, maka harus melakukan instalasi dari awal. Artinya jika sudah menginstall MacOS X, Windows XP dan Linux, dan kemudian menginginkan partisi untuk Windows XP menjadi dibawah 32 GB supaya dapat memakai FAT32, maka partisi diatur lagi dari awal.

Pengaturan partisi juga dibatasi oleh maksimal partisi yang dapat dibuat maksimal 4 partisi dan hanya dapat dilakukan dari MacOS 10.4.6/10.4.7 melalui konsol dengan memakai perintah diskutil. MacOS X telah memakai 2 partisi, 1 untuk boot loader dan satu partisi untuk 10.4.7. Sehingga untuk Linux dan Windows XP masing-masing harus ditempatkan di satu partisi.

Windows XP di install di FAT32 karena menginginkan partisi ini dapat diakses read dan write secara langsung dari MacOS dan dari Linux.

Menginstall Linux (memakai Kubuntu 6.06) dengan hanya memakai satu partisi cukup merepotkan, karena biasanya menginstall Linux minimal menyediakan dua partisi yaitu untuk swap dan / (root). Perlu pengaturan di Kubuntu supaya bekerja hanya di satu partisi, perlu pengaturan khusus bootloader di /etc/lilo.conf (Kubuntu defaultnya memakai grub, perlu install dari repository untuk memasang lilo), pembuatan swap dan mengatifkannya secara manual di /etc/fstab.

Akhirnya setelah lima kali install ulang MacOS X 10.4.7, dua kali install ulang Windows XP dan dua kali install ulang Kubuntu, saat ini iMac telah terpasang 3 sistem operasi dan berjalan sesuai dengan keinginan (dan kebutuhan).

Explorasi iMac melalui install dan partisi ulang sepertinya perlu ditutup. Selanjutnya beralih ke tahap pengembangan aplikasi. Ada aplikasi berbasis web dengan memakai GSM Modem iTegno yang harus diselesaikan. Aplikasi ini akan berjalan di “Kubuntu on iMac”. Semoga pembuatan aplikasi ini akan lancar.

Tahapan rinci triple boot saat ini tidak ditulis, mungkin jika ada yang tertarik atau belum sukses membuat triple boot, jika diperlukan akan ditulis di posting lain.

Screenshoot iMac yang sedang menjalankan 3 sistem operasi akan disertakan menyusul, mungkin saja ada yang penasaran 😀

iMac: antara DarwinPorts dan Fink

Setelah beberapa hari menggunakan iMac, Mighty Mouse tetap tidak nyaman digunakan, sepertinya harus membeli mouse yang fungsi navigasinya seperti di Windows. Akses folder dan file tidak dapat leluasa dilakukan, ditambah belum kenal struktur direktori yang ada di MacOS. Kebiasaan melakukan operasi file (mark/unmark file, copy, delete, move) jika di Windows menggunakan Total Commander, dan di Linux menggunakan Midnight Commander mendorong mencari tool yang serupa di MacOS.

Ada DarwinPorts yang menyediakan port aplikasi, bahkan dapat melakukan kompilasi source, tahapan awal untuk memasang DarwinPort tidak sukses, salah satunya karena tidak dapat melakukan rsync, akses rsync memerlukan port yang di blok admin di headquarter 🙁

Percobaan selanjutnya adalah memasang Fink, download installer-nya yang berbentuk .dmg, install, konfigurasi environment, tada … sukses. Setelah masuk sesi Fink, untuk melakukan memasang paket yang diinginkan dapat dilakukan secara langsung, Fink akan melakukan download kemudian melakukan instalasi, akses internet yang menggunakan proxy dan perlu memasukkan username dan password memerlukan perintah export untuk menuntukan setting http_proxy, caranya:

  • Sesuaikan setting http_proxy

$ export http_proxy=http://passwordKu:usernameKu@192.168.0.1:3128/

  • Install Midnight Commander

$ fink install mc

  • Install NMAP

$ fink install nmap

  • Install wget

$ fink install wget

Berikut ini screenshootnya, ada tampilan bonus bahwa sudah pakai MacOS 10.4.7 😀
ns-iMac

Full screenshoot (347 KB)

Empat Jam memakai iMac Core Dua

Hari ini pesanan iMac Core Duo telah datang, ini pertama kalinya pakai platform Mac sehingga perlu sedikit penyesuian untuk pemakaian awal.

Pasang iMac

Memasang iMac sangat mudah, kesulitan dijumpai hanya untuk mencari colokan listrik yang ujungnya ada 3, solusinya adalah dengan meminjam dari rekan sebelah yang biasanya pakai untuk charging PDA Ipaq. Selesai sekitar 8 menit.

Booting Awal
Proses pemasangan sampai dengan munculnya desktop sangat cepat, selanjutnya adalah menghidupkan iMac, wow … dalam waktu singkat desktop sudah muncul dan aplikasi default sudah tersedia. Waktu: sekitar 3 menit.

Koneksi Internet
Tersedianya AirPort sangat memudahkan, aktifkan pilihan “Turn Airport: on”, masukkan PreShared-Key (PSK) untuk authentifikasi WiFi Protected Access (WPA), tada … langsung dapat IP dari DHCP server. Waktu: sekitar 5 menit

Aplikasi Default

Aplikasi yang sudah sudah dicoba:
+ Browser Safari, web yang pertama dilihat adalah suryana.or.id 🙂
+ Mail
+ Photo Booth _wah kok saya muncul di layar ya :))
+ Mac Update
+ Microsoft Office 2004 for Mac

Root dan Ganti Password
Sebagai pengguna Linux sejak tahun 1997/1998, tentu tertarik dengan konsole, perintah standard yang sudah dicoba: ping, passwd, uname, uptime dsb.

Percobaan melakukan perintah “su” gagal, karena kesalahan password, cari info di google, ternyata account root memerlukan aktifasi melalui Finder -> Application -> dst

Keyboard dan Mouse
Perbedaan beberapa mouse dan keyboard dengan yang biasanya dipakai untuk PC, sempat membuat sedikit tidak PeDe ketika ada yang datang untuk melihat 🙂
Perbedaan dengan PC
+ Perbedaan untuk melakukan right click
+ Tombol control (iMac) dan Ctrl (PC) ternyata berbeda

Download aplikasi
Beberapa aplikasi yang biasa dipakai di Windows dan Linux dan tersedia di Mac telah juga dicoba, langsung download, install dan dipakai, yaitu:
+ Firefox 1.5.0.4
+ Thunderbird 1.5.0.4
+ Yahoo Messenger 3.0 beta 1 (for Mac)

To do …
+ Update ke 10.4.7 dan lainnya
+ Akan install ulang MacOS Tiger
+ Boot camp dan triple boot (MacOS, Windows XP, Linux)

Saat ini sudah puas dengan install default iMac, cuma ada dorongan untuk ulang MacOS Tiger karena ingin mengetahui cara/tahapan install.

Untuk pengguna MacOS Tiger adakah saran sebelum melakukan install ulang MacOS Tiger? Apakah CD/DVD yang disediakan cukup untuk melakukan install?

FYI
Posting ini memakai MacOS 10.4.4 dan browser Safari 😉

Saat ini sedang melakukan update, total semua update (MacOS Update 10.4.7, iTunes, Quicktime, iPhoto, iMovie HD dsb) sekitar 700 MB, sudah selesai 125 MB, sisanya 572 MB masih terus download melalui koneksi wireless (AirPort).