<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>suryana.or.id &#187; Tips/Tricks</title>
	<atom:link href="http://suryana.or.id/category/tips-or-tricks/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://suryana.or.id</link>
	<description>Nana Suryana</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Apr 2012 02:29:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Modifikasi Partisi Harddisk dengan GParted dan Easeus</title>
		<link>http://suryana.or.id/2012/04/20/modifikasi-partisi-harddisk-dengan-gparted-dan-easeus/</link>
		<comments>http://suryana.or.id/2012/04/20/modifikasi-partisi-harddisk-dengan-gparted-dan-easeus/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2012 02:17:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ns</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Planet Terasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips/Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryana.or.id/?p=483</guid>
		<description><![CDATA[Sejak kemarin penasaran dengan partisi harddisk di PC rumah. PC ini dipakai untuk pengembangan IGOS Nusantara. PC sering dipakai untuk mencoba versi tertentu. Pasang/instal lalu hapus distro sering dilakukan di PC ini. Masalah yang muncul adalah partisi tidak dikenali, sehingga tidak dapat lanjut ke instal distro. Harddisk walau tidak dikenali oleh GParted, namun tetap dapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak kemarin penasaran dengan partisi harddisk di PC rumah. PC ini dipakai untuk pengembangan IGOS Nusantara. PC sering dipakai untuk mencoba versi tertentu. Pasang/instal lalu hapus distro sering dilakukan di PC ini. Masalah yang muncul adalah partisi tidak dikenali, sehingga tidak dapat lanjut ke instal distro.</p>
<p>Harddisk walau tidak dikenali oleh GParted, namun tetap dapat melakukan booting ke IGOS Nusantara dan Windows XP. Penasaran muncul karena struktur partisi dapat dikenali oleh program lain yaitu fdisk dan Easeus Partition Manager. Percobaan pertama dilakukan dengan mengubah ukuran partisi DRIVE_D, semula sekitar 200 GB menjadi 190 GB. Percobaan ini bertujuan agar struktur partisi diperbarui dan dikenal oleh GParted. Hasilnya: struktur harddisk tetap tidak dikenal di GParted.</p>
<p>Percobaan lainnya masih mungkin dilakukan, namun berhubung tidak banyak waktu dan tidak yakin dengan hasilnya, akhirnya melakukan backup data yang ada di DRIVE_C, DRIVE_D, dan /home. Setelah melakukan backup, seluruh partisi yang ada di bagian EXTENDED dihapus lalu booting ulang, partisi DRIVE_C dan DRIVE_D yang ada di partisi primer1 dan primer2 tidak dihapus. Hasilnya: GParted dapat mengenali partisi DRIVE_C dan DRIVE_D dan dapat membuat ulang partisi EXTENDED, lalu swap, /ign7, /ign8 dan /home.</p>
<p>Hasil akhir: Masih bingung he&#8230; he&#8230; Masih belum dapat jawaban memuaskan mengapa begitu? mengapa begini?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryana.or.id/2012/04/20/modifikasi-partisi-harddisk-dengan-gparted-dan-easeus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Build ulang rpm dan metode kompresi</title>
		<link>http://suryana.or.id/2011/12/10/build-ulang-rpm-dan-metode-kompresi/</link>
		<comments>http://suryana.or.id/2011/12/10/build-ulang-rpm-dan-metode-kompresi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Dec 2011 02:54:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ns</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekspose]]></category>
		<category><![CDATA[IGOS]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Planet Terasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips/Tricks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryana.or.id/?p=455</guid>
		<description><![CDATA[Build ulang berkas rpm dilakukan untuk beberapa alasan, antara lain untuk mengganti metoda kompresi yang dipakai. Metoda kompresi xz atau lzma memberikan rasio kompresi yang tinggi dibanding gzip ataupun bzip2. Perubahan konfigurasi untuk memilih metoda kompresi ada di berkas /usr/lib/rpm/macros # Tipe kompresi untuk paket sumber atau biner # "w9.gzdio" gzip level 9 (default). # [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<pre>Build ulang berkas rpm dilakukan untuk beberapa alasan,
antara lain untuk mengganti metoda kompresi yang dipakai.
Metoda kompresi xz atau lzma memberikan rasio kompresi yang tinggi
dibanding gzip ataupun bzip2.
Perubahan konfigurasi untuk memilih metoda kompresi ada di
berkas /usr/lib/rpm/macros 

# Tipe kompresi untuk paket sumber atau biner
# "w9.gzdio"      gzip level 9 (default).
# "w9.bzdio"      bzip2 level 9.
# "w7.xzdio"      xz level 7, xz's default.
# "w7.lzdio"      lzma-alone level 7, lzma's default

%_source_payload       w7.lzdio
%_binary_payload       w7.lzdio

Build ulang google-chrome*.rpm yang memakai kompresi default (gzip atau bzip2)
besarnya 38 MB, sedangkan jika memakai xz atau lzma menjadi 28 MB.</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryana.or.id/2011/12/10/build-ulang-rpm-dan-metode-kompresi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>WRT160NL + CDMA dan GSM Modem</title>
		<link>http://suryana.or.id/2011/12/04/wrt160nl-plus-cdman-dan-gsm-modem/</link>
		<comments>http://suryana.or.id/2011/12/04/wrt160nl-plus-cdman-dan-gsm-modem/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Dec 2011 17:06:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ns</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Planet Terasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips/Tricks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryana.or.id/?p=444</guid>
		<description><![CDATA[Tahapan konfigurasi router linksys WRT160NL dengan DD-WRT R16786 memakai GSM Modem dan CDMA Modem. Sukses: DD-WRT160NL R16785 + USB GSM Modem (jadul) OPTION GlobeSurfer iCON 1.8 DD-WRT160NL R16785 + USB GSM Modem Haier CE100 Tahapan yang dilakukan: WRT160NL + Haier CE100 mengisi APN WRT160NL + Haier CE100 mengisi APN usb_modeswitch usb_modeswitch -v 0x201e -p 0&#215;2009 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahapan konfigurasi router linksys WRT160NL dengan DD-WRT R16786 memakai GSM Modem dan CDMA Modem. Sukses:</p>
<ol>
<li>DD-WRT160NL R16785 + USB GSM Modem (jadul) OPTION GlobeSurfer iCON 1.8</li>
<li>DD-WRT160NL R16785 + USB GSM Modem Haier CE100</li>
</ol>
<p>Tahapan yang dilakukan:</p>
<ul>
<li>WRT160NL + Haier CE100 mengisi APN</li>
</ul>
<p><a href="http://suryana.or.id/wp-content/uploads/2011/12/wrt160nl_haier-ce100-apn.jpg"><img class="size-medium wp-image-445" title="WRT160NL + Haier CE100 mengisi APN" src="http://suryana.or.id/wp-content/uploads/2011/12/wrt160nl_haier-ce100-apn-300x155.jpg" alt="WRT160NL + Haier CE100 mengisi APN" width="300" height="155" /></a></p>
<div class="mceTemp">
<dl id="attachment_445" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px;">
<dd class="wp-caption-dd">WRT160NL + Haier CE100 mengisi APN</dd>
</dl>
</div>
<ul>
<li>usb_modeswitch</li>
</ul>
<p>usb_modeswitch -v 0x201e -p 0&#215;2009 -C 0xff -M 5553424312345678000000000000061e000000000000000000000000000000 -2 5553424312345679000000000000061b000000020000000000000000000000 -I</p>
<ul>
<li>WRT160NL + Haier CE100 melakukan koneksi</li>
</ul>
<div id="attachment_446" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://suryana.or.id/wp-content/uploads/2011/12/wrt160nl_haier-ce100-connect.jpg"><img class="size-medium wp-image-446" title="WRT160NL + Haier CE100 melakukan koneksi" src="http://suryana.or.id/wp-content/uploads/2011/12/wrt160nl_haier-ce100-connect-300x185.jpg" alt="WRT160NL + Haier CE100 melakukan koneksi" width="300" height="185" /></a><p class="wp-caption-text">WRT160NL + Haier CE100 melakukan koneksi</p></div>
<p>Sorry hanya sepotong, semoga nanti dapat dilengkapi tulisannya <img src='http://suryana.or.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryana.or.id/2011/12/04/wrt160nl-plus-cdman-dan-gsm-modem/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akses root di Buffalo NAS LS-WXL</title>
		<link>http://suryana.or.id/2011/11/28/akses-root-di-buffalo-nas-ls-wxl/</link>
		<comments>http://suryana.or.id/2011/11/28/akses-root-di-buffalo-nas-ls-wxl/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2011 11:07:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ns</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Planet Terasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips/Tricks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryana.or.id/?p=437</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini mencoba akses Buffalo NAS LinkStation Duo 2 TB  LS-WXL[1]. Panduan yg tersedia memberikan informasi yang cukup singkat, tersedia petunjuk untuk memasang dan cara mengakses NAS memakai NASNavigator 2 (versi 2.22). Pemasangan NAS cukup ringkas, pasang adaptor dan kabel UTP ke switch. Switch terhubung ke server DHCP. NASNavigator tersedia versi Mac dan Windows, tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini mencoba akses Buffalo NAS LinkStation Duo 2 TB  LS-WXL[1]. Panduan yg tersedia memberikan informasi yang cukup singkat, tersedia petunjuk untuk memasang dan cara mengakses NAS memakai NASNavigator 2 (versi 2.22). Pemasangan NAS cukup ringkas, pasang adaptor dan kabel UTP ke switch. Switch terhubung ke server DHCP.</p>
<p>NASNavigator tersedia versi Mac dan Windows, tidak tersedia versi Linux. Akhirnya memasang yang versi Mac. Setelah terpasang, NASNavigator mendeteksi keberadaan NAS, memunculkan alamat IP dan memunculkan versi firmware, yaitu 1.34. Selanjutnya alamat IP dimasukkan ke peramban Firefox, masukkan nama pengguna &#8220;admin&#8221; dan kata sandi &#8220;password&#8221;.</p>
<p>NASNavigator bagi yang memiliki komputer hanya memasang Linux akan cukup merepotkan. Pemakai Linux dapat memakai trik berikut:</p>
<ol>
<li>Siapkan dan konfigurasi DHCP server</li>
<li>Pantau log DHCP server saat NAS dipasang ke switch</li>
<li>Catat alamat IP yang dipakai NAS</li>
<li>Masukkan alamat IP ke peramban Firefox</li>
<li>Lakukan konfigurasi NAS melalui peramban</li>
</ol>
<p>Saat melakukan konfigurasi melalui peramban diketahui banyak layanan atau service yang ada di NAS. Pemeriksaan dengan memakai nmap memunculkan beragam port, yaitu:</p>
<p>Starting Nmap 5.51 ( http://nmap.org ) at 2011-11-28 18:09 WIT<br />
Nmap scan report for term-x.xxx-168-192.int.lipi.go.id (192.168.xxx.x)<br />
Host is up (0.0013s latency).<br />
Not shown: 985 closed ports<br />
PORT      STATE SERVICE<br />
21/tcp    open  ftp<br />
22/tcp    open  ssh<br />
80/tcp    open  http<br />
81/tcp    open  hosts2-ns<br />
139/tcp   open  netbios-ssn<br />
443/tcp   open  https<br />
445/tcp   open  microsoft-ds<br />
515/tcp   open  printer<br />
873/tcp   open  rsync<br />
3689/tcp  open  rendezvous<br />
8873/tcp  open  dxspider<br />
9010/tcp  open  sdr<br />
9050/tcp  open  tor-socks<br />
22939/tcp open  unknown<br />
50000/tcp open  ibm-db2</p>
<p>Layanan yang membuat tertarik untuk dicoba adalah port 22 atau ssh. Percobaan melakukan ssh ke alamat IP NAS tidak berhasil masuk. Setelah mengisi dengan benar, login dipaksa keluar. Pencarian informasi ke google.com menunjukkan ssh secara default tidak dibolehkan oleh produsen NAS. Bahkan ada informasi, akses ssh akan membatalkan garansi NAS <img src='http://suryana.or.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Pencarian cara memperoleh akses root ke Buffalo NAS LinkStation Duo 2 TB  LS-WXL akhirnya berhasil menemukan komunitas yang mengeksplorasi NAS[2]. Berikut cara memperoleh akses root di NAS LS-WXL dengan firmware 1.34, yaitu:</p>
<ol>
<li>Jalankan peramban, masukkan IP NAS, login dengan admin dan password</li>
<li>Buat folder shared dengan nama &#8220;www&#8221;</li>
<li>Aktifkan web server, dari menu Network -&gt; Web Server</li>
<li>Set nomor port Web Server ke 81</li>
<li>Set tarhet folder ke www</li>
<li>Buat skrip di komputer lokal dengan nama (misal) &#8220;root.php&#8221;</li>
<li>Unggah root.php ke folder www</li>
<li>Jalankan peramban, akses ke: http://IP-NAS:81/root.php</li>
<li>Coba akses ssh ke IP-NAS: $ ssh root@IP-NAS</li>
<li>Jika sukses, akan masuk NAS tanpa password.</li>
</ol>
<pre>Skrip root.php
&lt;?php
$file = '../../../../etc/pam.d/sshd';
$fh=fopen($file, 'w') or die("can't open file");
$stringData = "account  required   pam_unix.so\n";
fwrite($fh, $stringData);
$stringData = "session  required   pam_unix.so\n";
fwrite($fh, $stringData);
$stringData = "auth required pam_permit.so\n";
fwrite($fh, $stringData);
fclose($fh);
?&gt;</pre>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Taut:<br />
[1] http://www.buffalo-technology.com/products/network-storage/linkstation/ls-wxl-linkstation-duo/<br />
[2] http://buffalo.nas-central.org/wiki/Category:LS-WXL</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryana.or.id/2011/11/28/akses-root-di-buffalo-nas-ls-wxl/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penggabungan repositori dengan repomanage</title>
		<link>http://suryana.or.id/2011/11/15/penggabungan-repositori-dengan-repomanage/</link>
		<comments>http://suryana.or.id/2011/11/15/penggabungan-repositori-dengan-repomanage/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Nov 2011 05:26:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ns</dc:creator>
				<category><![CDATA[IGOS]]></category>
		<category><![CDATA[Planet Terasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips/Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan Ringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryana.or.id/?p=427</guid>
		<description><![CDATA[Penggabungan dua repositori lama dan baru: # cd /home/A1-GABUNG/ # repomanage &#8211;old /home/A1-GABUNG/ &#62; ign7-dan-lama-repomanage.txt # du -sh 48G # rm -f $(cat ign7-dan-lama-repomanage.txt) # du -sh 26G Hemat 22 GB]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penggabungan dua repositori lama dan baru:<br />
# cd /home/A1-GABUNG/<br />
# repomanage &#8211;old /home/A1-GABUNG/ &gt; ign7-dan-lama-repomanage.txt<br />
# du -sh<br />
48G<br />
# rm -f $(cat ign7-dan-lama-repomanage.txt)<br />
# du -sh<br />
26G</p>
<p>Hemat 22 GB</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryana.or.id/2011/11/15/penggabungan-repositori-dengan-repomanage/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ganti Solaris 9 ke Fedora Sparc</title>
		<link>http://suryana.or.id/2011/08/04/ganti-solaris-9-ke-fedora-sparc/</link>
		<comments>http://suryana.or.id/2011/08/04/ganti-solaris-9-ke-fedora-sparc/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Aug 2011 08:57:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ns</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Planet Terasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips/Tricks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryana.or.id/?p=420</guid>
		<description><![CDATA[Di lab komputer kantor ada 14 Sun Blade 150. Sistem operasi yang terpasang adalah Solaris 9 yg memakai Desktop CDE, browser Netscape 4.x dan beragam aplikasi jadul lainnya. Saat kemarin ada ijin untuk mengganti Solaris 9 dengan Linux, langsung saja cari informasi distro yang cocok. Sejak awal pencarian distro langsung terfokus ke Fedora Sparc. Yup, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di lab komputer kantor ada 14 Sun Blade 150. Sistem operasi yang terpasang adalah Solaris 9 yg memakai Desktop CDE, browser Netscape 4.x dan beragam aplikasi jadul lainnya. Saat kemarin ada ijin untuk mengganti Solaris 9 dengan Linux, langsung saja cari informasi distro yang cocok. Sejak awal pencarian distro langsung terfokus ke Fedora Sparc. Yup, sulit mengalihkan perhatian dari Fedora ke distro lain <img src='http://suryana.or.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Fedora untuk prosesor Sparc tidak masuk dalam pengembangan yang utama (prioritas). Repositori berada dalam direktori &#8220;fedora-secondary&#8221;. Porting ke Sparc yang telah cukup banyak dilakukan memakai basis Fedora 12.</p>
<p>Berikut tahapan mengganti Solaris 9 ke Fedora Linux:</p>
<ol>
<li>Unduh ISO image Fedora 12 Sparc[a]. Yg dipakai disini adalah Fedora-12-Beta-sparc-disc1.iso</li>
<li>Bakar Fedora-12-Beta-sparc-disc1.iso ke CD Kosong</li>
<li>Masukkan Disc1 Fedora 12 Sparc ke DVD ROM</li>
<li>Saat melakukan Boot SunBlade 150, cepat tekan tombol Stop + a</li>
<li>Jika penekanan tombol Stop + a tepat, maka akan masuk ke mode boot. Jika tidak tepat, maka harus melakukan boot ulang.</li>
<li>Ketik: boot cdrom</li>
<li>Ada permintaan pilihan bahasa, keyboard, time zone, hostname, dan pengisian password root</li>
<li>Pembuatan partisi dari instaler/anaconda tidak berhasil, sehingga partisi harus diatur/dibuat memakai fdisk. Aplikasi fdisk dapat dimunculkan dengan menekan tombol Ctrl + Alt + F2</li>
<li>Jalankan fdisk lalu hapus semua partisi yang dipakai Solaris 9, setelah partisi dihapus, fdisk akan dipaksa keluar</li>
<li>Jalankan lagi fdisk, lalu buat: partisi1 ukuran 512MB untuk boot, partisi2 ukuran 1024MB untuk swap, partisi3 ukuran 15000MB untuk &#8220;/&#8221; dan partisi4 ukuran sekitar 60000MB untuk /home</li>
<li>Setelah partisi dibuat, sebaiknya lakukan boot ulang, ikuti tahapan yg sama, lalu lakukan tahapan nomor 12</li>
<li>Saat instaler/anaconda meminta jenis partisi, pilih &#8220;Custom Layout&#8221;</li>
<li>Pilih partisi1 sebagai &#8220;/boot&#8221; format ke ext3, partisi2 format sebagai swap, partisi3 format ke ext4 dan partisi4 format ke ext4</li>
<li>Selanjutnya akan muncul pilihan aplikasi yang akan dipasang. Berhubung hanya memiliki Disk1, maka semua pilihan yang ada dihilangkan. Penghilangan semua paket ini akan membuat instalasi minimal, hanya memasang 203 paket/rpm</li>
<li>Setelah selesai instalasi lakukan booting ulang</li>
<li>Instalasi hanya memunculkan terminal/konsol</li>
<li>Login memakai user dan password root</li>
<li>Sesuaikan repositori yang ada di /etc/yum.repos.d/</li>
<li>Tambahkan aplikasi yang diperlukan[b]</li>
<li>Jika akan memakai tampilan GUI pasang grup &#8220;base-x&#8221;[c]</li>
<li>Selesai</li>
</ol>
<p>[a] http://archive.fedoraproject.org/pub/fedora-secondary/releases/test/12-Beta/sparc/iso/</p>
<p>[b] # yum install gnome-panel gnome-session gdm firefox nautilus</p>
<p>[c] # yum install @base-x</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryana.or.id/2011/08/04/ganti-solaris-9-ke-fedora-sparc/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kelola layar dengan screen</title>
		<link>http://suryana.or.id/2011/07/20/kelola-layar-dengan-screen/</link>
		<comments>http://suryana.or.id/2011/07/20/kelola-layar-dengan-screen/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jul 2011 05:53:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ns</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Planet Terasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips/Tricks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryana.or.id/?p=409</guid>
		<description><![CDATA[Melakukan akses ke server sering dilakukan admin server. Akses umumnya dilakukan melalui SSH. Saat sesi SSH ini, admin dapat melakukan beragam aktifitas, antara lain melakukan kompilasi program, atau update program yang ada di server. Jika waktu kompilasi berlangsung lama, ada kemungkinan sesi terputus dan proses kompilasi akan terhenti. Nah, sebuah program bernama &#8216;screen&#8217; dapat berperan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melakukan akses ke server sering dilakukan admin server. Akses umumnya dilakukan melalui SSH. Saat sesi SSH ini, admin dapat melakukan beragam aktifitas, antara lain melakukan kompilasi program, atau update program yang ada di server. Jika waktu kompilasi berlangsung lama, ada kemungkinan sesi terputus dan proses kompilasi akan terhenti. Nah, sebuah program bernama &#8216;screen&#8217; dapat berperan.</p>
<p>GNU Screen memungkinkan menjalankan beberapa aplikasi konsol dalam satu jendela terminal. Untuk beralih di jendela dapat dilakukan dengan mudah memakai kombinasi tombol di keyboard.</p>
<p>Konfigurasi atau pengaturan screen memakai berkas .screenrc yang disimpan di home direktori pengguna. Berikut .screenrc yang telah dibuat:</p>

<div class="wp_codebox_msgheader"><span class="right"><sup><a href="http://www.ericbess.com/ericblog/2008/03/03/wp-codebox/#examples" target="_blank" title="WP-CodeBox HowTo?"><span style="color: #99cc00">?</span></a></sup></span><span class="left"><a href="javascript:;" onclick="javascript:showCodeTxt('p409code3'); return false;">View Code</a> BASH</span><div class="codebox_clear"></div></div><div class="wp_codebox"><table><tr id="p4093"><td class="code" id="p409code3"><pre class="bash" style="font-family:monospace;"><span style="color: #666666; font-style: italic;"># /home/igos/.screenrc</span>
&nbsp;
<span style="color: #666666; font-style: italic;"># Tombol Ctrl + Panah Kanan dan Kiri untuk pindah layar</span>
bindkey ^<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#91;</span><span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#91;</span><span style="color: #000000;">1</span>;5D prev
bindkey ^<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#91;</span><span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#91;</span><span style="color: #000000;">1</span>;5C next
&nbsp;
autodetach            on              <span style="color: #666666; font-style: italic;"># default: on</span>
crlf                  off             <span style="color: #666666; font-style: italic;"># default: off</span>
deflogin              off             <span style="color: #666666; font-style: italic;"># default: on</span>
defutf8               on
hardcopy_append       on              <span style="color: #666666; font-style: italic;"># default: off</span>
startup_message       off             <span style="color: #666666; font-style: italic;"># default: on</span>
vbell                 off             <span style="color: #666666; font-style: italic;"># default: ???</span>
&nbsp;
defscrollback         <span style="color: #000000;">10000</span>           <span style="color: #666666; font-style: italic;"># default: 100</span>
silencewait           <span style="color: #000000;">15</span>              <span style="color: #666666; font-style: italic;"># default: 30</span>
&nbsp;
bell                  <span style="color: #ff0000;">&quot;bell     in %n (%t) [%w:%s]~&quot;</span>
pow_detach_msg        <span style="color: #ff0000;">&quot;Sesi layar <span style="color: #000099; font-weight: bold;">\$</span>LOGNAME <span style="color: #000099; font-weight: bold;">\$</span>:cr:<span style="color: #000099; font-weight: bold;">\$</span>:nl:selesai.&quot;</span>
activity              <span style="color: #ff0000;">&quot;activity in %n (%t) [%w:%s]~&quot;</span>
sorendition           <span style="color: #ff0000;">&quot;+b kG&quot;</span>
&nbsp;
hardstatus on
hardstatus alwayslastline
hardstatus string <span style="color: #ff0000;">&quot;%{.bw} Layar: %{.bW}%-w%{.Wb}%n %t%{-}%+w %=%{..G} %H %{..Y} %D, %d-%M-%Y %c:%s &quot;</span></pre></td></tr></table></div>

<p>Tampilan screen yang telah dipakai untuk empat sesi yang diberi nama 32b, 32c, 32d dan 32e. Perpindahan sesi satu ke sesi lain dapat dilakukan dengan menekan Ctrl + Panah Kanan atau Kiri.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 547px"><a href="http://www.suryana.or.id/wp-content/uploads/2011/07/tampilan-screenrc.jpg"><img title="Tampilan memakai .screenrc" src="http://www.suryana.or.id/wp-content/uploads/2011/07/tampilan-screenrc.jpg" alt="Tampilan memakai .screenrc" width="537" height="305" /></a><p class="wp-caption-text">Tampilan memakai .screenrc</p></div>

<div class="wp_codebox_msgheader"><span class="right"><sup><a href="http://www.ericbess.com/ericblog/2008/03/03/wp-codebox/#examples" target="_blank" title="WP-CodeBox HowTo?"><span style="color: #99cc00">?</span></a></sup></span><span class="left"><a href="javascript:;" onclick="javascript:showCodeTxt('p409code4'); return false;">View Code</a> BASH</span><div class="codebox_clear"></div></div><div class="wp_codebox"><table><tr id="p4094"><td class="code" id="p409code4"><pre class="bash" style="font-family:monospace;">&nbsp;</pre></td></tr></table></div>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryana.or.id/2011/07/20/kelola-layar-dengan-screen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hemat 79 persen dengan deltarpm</title>
		<link>http://suryana.or.id/2011/03/30/hemat-79-persen-dengan-deltarpm/</link>
		<comments>http://suryana.or.id/2011/03/30/hemat-79-persen-dengan-deltarpm/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Mar 2011 02:16:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ns</dc:creator>
				<category><![CDATA[IGOS]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Planet Terasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips/Tricks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryana.or.id/?p=389</guid>
		<description><![CDATA[Sejak Fedora 11 dikenalkan deltarpm. Deltarpm akan menghemat pengunduhan paket rpm saat melakukan update paket/aplikasi. Tadi mencoba update paket sebanyak 258 dan instal 7 paket, keseluruhan paket 363 MB. Penggunaan deltarpm perlu unduh 53 MB, ditambah unduh 112 MB. Plugin presto menyatakan reduksi atau penghematan sebesar 79% (dari 251 MB ke 53 MB). Berikut log [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak Fedora 11 dikenalkan deltarpm. Deltarpm akan menghemat pengunduhan paket rpm saat melakukan update paket/aplikasi. Tadi mencoba update paket sebanyak 258 dan instal 7 paket, keseluruhan paket 363 MB. Penggunaan deltarpm perlu unduh 53 MB, ditambah unduh 112 MB. Plugin presto menyatakan reduksi atau penghematan sebesar 79% (dari 251 MB ke 53 MB).</p>
<p>Berikut log saat melakukan update:</p>
<p>Transaction Summary<br />
========================================<br />
Install       7 Package(s)<br />
Upgrade     258 Package(s)</p>
<p>Total download size: 363 M<br />
Is this ok [y/N]: y<br />
Downloading Packages:<br />
Setting up and reading Presto delta metadata<br />
f15-all/prestodelta                                                                                                                                                      | 2.0 MB     01:24<br />
Processing delta metadata<br />
Download delta size: 53 M</p>
<p>Lanjutan:</p>
<p>&#8230;</p>
<p>Finishing rebuild of rpms, from deltarpms<br />
&lt;delta rebuild&gt;                                                                                                                                                          | 251 MB     00:01<br />
Presto reduced the update size by 79% (from 251 M to 53 M).<br />
Package(s) data still to download: 112 M</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryana.or.id/2011/03/30/hemat-79-persen-dengan-deltarpm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hacking Akibat VideoWall</title>
		<link>http://suryana.or.id/2011/01/05/hacking-akibat-videowall/</link>
		<comments>http://suryana.or.id/2011/01/05/hacking-akibat-videowall/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Jan 2011 07:50:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ns</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Tips/Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryana.or.id/?p=375</guid>
		<description><![CDATA[Perangkat pemutar berkas audio dan video ada beragam. Diantaranya adalah media player (MP) yang dapat memutar berkas audio dan video yang disimpan di harddisk. Beberapa MP menyediakan navigasi saat mengakses film melalui cover yang tersedia. MP dengan merk Mede8er memiliki fitur VideoWall.  Jika belum ada VideoWall film yang dimiliki, pengguna dapat membuat sendiri. Kebutuhan untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perangkat pemutar berkas audio dan video ada beragam. Diantaranya adalah media player (MP) yang dapat memutar berkas audio dan video yang disimpan di harddisk. Beberapa MP menyediakan navigasi saat mengakses film melalui cover yang tersedia. MP dengan merk Mede8er memiliki fitur VideoWall.  Jika belum ada VideoWall film yang dimiliki, pengguna dapat membuat sendiri.</p>
<p>Kebutuhan untuk membuat VideoWall di Mede8er:</p>
<ol>
<li>Koneksi Internet</li>
<li>Program YAMJ To Mede8er</li>
<li>Program MediaInfo</li>
</ol>
<p>Program YAMJ To Mede8er adalah program yang melakukan pencarian poster, fanart dan lainnya.</p>
<ol>
<li>Pasang Samba</li>
<li>Pasang Squid</li>
</ol>
<p>&#8230; (belum selesai) &#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryana.or.id/2011/01/05/hacking-akibat-videowall/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konsumsi Listrik TV LED, LCD, Plasma</title>
		<link>http://suryana.or.id/2010/12/09/konsumsi-listrik-tv-led-lcd-plasma/</link>
		<comments>http://suryana.or.id/2010/12/09/konsumsi-listrik-tv-led-lcd-plasma/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Dec 2010 14:03:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ns</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekspose]]></category>
		<category><![CDATA[Planet Terasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips/Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan Ringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryana.or.id/?p=363</guid>
		<description><![CDATA[Konsumsi Listrik (Power Consumption) TV jenis LED, LCD, Plasma sering ditanyakan calon pembeli TV. Informasi atau komentar yang sering muncul adalah &#8220;TV Plasma paling boros listrik&#8221;, informasi ini sebagian benar, sebagian lagi tidak akurat. Listrik yang dipakai TV Plasma akan berubah sesuai tampilan gambar. Bila tampilan cerah TV Plasma akan pakai listrik lebih besar, sedangkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Konsumsi Listrik (<em>Power Consumption</em>) TV jenis LED, LCD, Plasma sering ditanyakan calon pembeli TV. Informasi atau komentar yang sering muncul adalah &#8220;TV Plasma paling boros listrik&#8221;, informasi ini sebagian benar, sebagian lagi tidak akurat. Listrik yang dipakai TV Plasma akan berubah sesuai tampilan gambar. Bila tampilan cerah TV Plasma akan pakai listrik lebih besar, sedangkan bila gambar gelap akan pakai listrik lebih kecil[1].</p>
<p>Berikut daftar konsumsi listrik TV jenis LED, LCD dan Plasma yang dikumpulkan dari berbagai sumber. Sebagian besar diperoleh dari situs produsen TV masing-masing merk.</p>
<p>LG LED:<br />
32LE5500 = 130 Watt<br />
32LE7500 = 130 Watt<br />
42LE4600 = Watt<br />
42LE7500 = 150 Watt<br />
42LE8500 = 160 Watt<br />
55LX9500 = Watt</p>
<p>LG LCD:<br />
26LD345 = 100 Watt<br />
32LD345 = 120 Watt<br />
42LD460 = 190 Watt<br />
47LD460 = 260 Watt<br />
55LD650 = 340 Watt</p>
<p>LG Plasma:<br />
42PJ350 = 160 Watt<br />
42PJ560 = 160 Watt<br />
50PJ350 = 194 Watt<br />
50PJ560 = 194 Watt</p>
<p>Samsung LED:<br />
32C4000 = 100 Watt<br />
32C5000 = 110 Watt<br />
40C5000 = 130 Watt<br />
40C7000 = 150 Watt</p>
<p>Samsung LCD:<br />
22LD345 = 50 Watt<br />
32C530 = 120 Watt<br />
40C530 = 190 Watt<br />
40C550 = 190 Watt<br />
40C650 = 190 Watt</p>
<p>Samsung Plasma:<br />
PS42C430 = 200 Watt<br />
PS42C450 = 240 Watt<br />
PS50C450 = 290 Watt<br />
PS50C550 = 350 Watt</p>
<p>Panasonic LCD:<br />
TH-L32X20 = 93W<br />
TH-L37X20 = 138W</p>
<p>Panasonic Plasma:<br />
TH-P42A20 = 230 Watt<br />
TH-P42X20 = 230 Watt<br />
TH-P46X20 = 250 Watt<br />
TH-P50X20 = 290 Watt</p>
<p>Perbandingan biaya rekening untuk bayar rekening listrik ke PLN antara TV LCD dan TV Plasma yang berbeda 100 watt akan menyebabkan selisih lebih mahal, sebesar 50 sampai 100 ribu rupiah. Informasi lainnya silakan lihat diskusi yang ada di Kaskus[2].</p>
<p>Ref:<br />
[1] Part I: <a title="http://kask.us/2098409" href="http://kask.us/2098409" target="_blank">http://kask.us/2098409</a><br />
[2] Part II: <a title="http://kask.us/3244984" href="http://kask.us/3244984" target="_blank">http://kask.us/3244984</a></p>
<p>http://www.lg.com/in/tv-audio-video/lcd-tv/LG-26LD345.jsp</p>
<p>http://www.lg.com/in/tv-audio-video/lcd-tv/LG-42LD460.jsp</p>
<p>http://www.lg.com/in/tv-audio-video/lcd-tv/LG-47LD460.jsp</p>
<p>http://www.lg.com/in/tv-audio-video/led-lcd-tv/LG-32LE5500.jsp</p>
<p>http://www.directtvs.co.uk/Samsung_PS42C450_42_Inch_Plasma_TV_PS42C450B1WXXU/version.asp</p>
<p>http://www.pcwb.co.uk/catalogue/item/A0545724</p>
<p>http://www.gadgetsguru.com/samsung-ps42c450-lowest-price-spec-cheap-sale-india-9793.aspx</p>
<p>http://www.displayblog.com/2009/05/12/power-consumption-lcd-vs-plasma/</p>
<p>http://reviews.cnet.com/green-tech/tv-consumption-chart/</p>
<p>http://www.world-import.com/Samsung_LA-40c530_Multisystem_LCD_TV.htm</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryana.or.id/2010/12/09/konsumsi-listrik-tv-led-lcd-plasma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

