Archive for the ‘Windows’ Category

FreedomNS di kaskus

Googling dari iPaq 1940 dengan keyword “FreedomNS” dapat salah satu link yang merefer ke kaskus, ada yang membahas varian FreedomNS, rupanya ada yang mengetahui bahwa ada hubungan antara XP FreedomNS_V3 Lite dengan Monster Pack FreedomNS. Silakan googling dengan menggunakan kata yang ditebalkan sebagai keyword, nanti akan mengetahui apa itu FreedomNS yang totalnya telah didownload lebih dari tiga ratus kali hanya melalui rapidshare saja 🙂

Ada keinginan untuk membuat “sesuatu”, lepas ke public untuk dipakai secara bebas, didownload dan dipakai lebih dari seribu pengguna, tapi … keinginan ini sementara ditunda dulu, nanti jika telah membereskan sekolah dan sudah menjadi master akan turun lagi untuk membuat “sesuatu”.

Sekarang ini sedang konsentrasi dengan prioritas lain 😉

TipleBoot: Lima kali install ulang iMac

Keinginan untuk membuat iMac 17″ Core Duo agar triple boot sudah ada sejak awal Juli 2006, setelah ada waktu akhirnya pada minggu ketiga mulai baca beberapa referensi untuk melakukan triple boot.

Membuat iMac menjadi triple boot ternyata banyak menyita waktu, memasang tiga sistem operasi harddisk Serial ATA di iMac berukuran 160 GB (pada MacOS X terlihat 152 GB) perlu melakukan pengaturan partisi secara tepat. Jika pengaturan partisi telah dibuat, dan ternyata kemudian tidak cocok dengan pengaturan tersebut, maka harus melakukan instalasi dari awal. Artinya jika sudah menginstall MacOS X, Windows XP dan Linux, dan kemudian menginginkan partisi untuk Windows XP menjadi dibawah 32 GB supaya dapat memakai FAT32, maka partisi diatur lagi dari awal.

Pengaturan partisi juga dibatasi oleh maksimal partisi yang dapat dibuat maksimal 4 partisi dan hanya dapat dilakukan dari MacOS 10.4.6/10.4.7 melalui konsol dengan memakai perintah diskutil. MacOS X telah memakai 2 partisi, 1 untuk boot loader dan satu partisi untuk 10.4.7. Sehingga untuk Linux dan Windows XP masing-masing harus ditempatkan di satu partisi.

Windows XP di install di FAT32 karena menginginkan partisi ini dapat diakses read dan write secara langsung dari MacOS dan dari Linux.

Menginstall Linux (memakai Kubuntu 6.06) dengan hanya memakai satu partisi cukup merepotkan, karena biasanya menginstall Linux minimal menyediakan dua partisi yaitu untuk swap dan / (root). Perlu pengaturan di Kubuntu supaya bekerja hanya di satu partisi, perlu pengaturan khusus bootloader di /etc/lilo.conf (Kubuntu defaultnya memakai grub, perlu install dari repository untuk memasang lilo), pembuatan swap dan mengatifkannya secara manual di /etc/fstab.

Akhirnya setelah lima kali install ulang MacOS X 10.4.7, dua kali install ulang Windows XP dan dua kali install ulang Kubuntu, saat ini iMac telah terpasang 3 sistem operasi dan berjalan sesuai dengan keinginan (dan kebutuhan).

Explorasi iMac melalui install dan partisi ulang sepertinya perlu ditutup. Selanjutnya beralih ke tahap pengembangan aplikasi. Ada aplikasi berbasis web dengan memakai GSM Modem iTegno yang harus diselesaikan. Aplikasi ini akan berjalan di “Kubuntu on iMac”. Semoga pembuatan aplikasi ini akan lancar.

Tahapan rinci triple boot saat ini tidak ditulis, mungkin jika ada yang tertarik atau belum sukses membuat triple boot, jika diperlukan akan ditulis di posting lain.

Screenshoot iMac yang sedang menjalankan 3 sistem operasi akan disertakan menyusul, mungkin saja ada yang penasaran 😀

Notebook Baru: Pesan XP Home dapatnya XP Pro

Jam kerja di kantor sudah hampir selesai, rekan di ruangan tadi mengatakan bahwa notebook Sony Vaio pesanan telah ada di bagian pengadaan barang, tentu saja terus ke ruangan pengadaan dan terlihat notebook pesanan sedang di uji coba. langsung saja melihat lisensi Windows XP yang diberikan, lha … di bagian bawah notebook terpasang lisensi Windows XP Profesional, sepertinya di spesifikasi pesanan yang dulu dibuat lisensi yang ada dalam paket Sony Vaio ini berjenis XP Home, cihuy … untung. Pada kardus notebook juga terdapat terlihat lisensi Office 2003, saya hanya trial 60 hari.

Terlihat bahwa staff bagian pengadaan akan bersiap-siap pulang, menawarkan diri supaya notebook dapat dibawa, eh … diijinkan, langsung saja notebook diangkat dan dibawa ke ruangan. Sampai ruangan, tombol Wi-Fi langsung dinyalakan, konek ke Access Point yang minggu lalu telah dipasang, masukkan passkey, tada …. dengan sangat mudah koneksi langsung terjalin, akses file-server internal untuk download Firefox 1.5.0.4, akses http://suryana.or.id/wp-admin/post.php untuk menulis posting ini 🙂

Besok dan selanjutnya tentu saja ada rencana yang akan dilakukan untuk notebook ini, yaitu:
+ Partisi ulang, terlihat ada 5 GB partisi yang sepertinya dipakai untuk menyimpan image/recovery Sony Vaio, ini pasti akan dilenyapkap, sorry gak butuh recovery 😉
+ Format ulang harddisk, selalu saja tidak puas dengan instal Windows yang telah dilakukan oleh pihak lain
+ Install minimal dua distro Linux
+ dsb