Penggabungan repositori dengan repomanage

Date November 15, 2011

Penggabungan dua repositori lama dan baru:
# cd /home/A1-GABUNG/
# repomanage –old /home/A1-GABUNG/ > ign7-dan-lama-repomanage.txt
# du -sh
48G
# rm -f $(cat ign7-dan-lama-repomanage.txt)
# du -sh
26G

Hemat 22 GB

IGN7 versi pre-alfa

Date August 4, 2011

IGN7 versi pre-alfa

$ uname -a
Linux localhost.localdomain 3.0.0-2.ign7.i686 #1 SMP Fri Jul 29 11:36:59 WIT 2011 i686 i686 i386 GNU/Linux

$ rpm -qi kernel
Name        : kernel
Version     : 3.0.0
Release     : 2.ign7
Architecture: i686
Install Date: Kam 04 Agu 2011 04:43:46  WIT
Group       : System Environment/Kernel
Size        : 87017348
License     : GPLv2
Signature   : (none)
Source RPM  : kernel-3.0.0-2.ign7.src.rpm
Build Date  : Jum 29 Jul 2011 12:01:46  WIT
Build Host  : fs.informatika.lipi.go.id
Relocations : (not relocatable)
Packager    : Nana Suryana <ns@informatika.lipi.go.id>
Vendor      : IGOS Nusantara http://igos-nusantara.or.id
URL         : http://www.kernel.org/
Summary     : The Linux kernel

IGN7 versi final akan muncul 3 bulan lagi

Ganti Solaris 9 ke Fedora Sparc

Date August 4, 2011

Di lab komputer kantor ada 14 Sun Blade 150. Sistem operasi yang terpasang adalah Solaris 9 yg memakai Desktop CDE, browser Netscape 4.x dan beragam aplikasi jadul lainnya. Saat kemarin ada ijin untuk mengganti Solaris 9 dengan Linux, langsung saja cari informasi distro yang cocok. Sejak awal pencarian distro langsung terfokus ke Fedora Sparc. Yup, sulit mengalihkan perhatian dari Fedora ke distro lain :)

Fedora untuk prosesor Sparc tidak masuk dalam pengembangan yang utama (prioritas). Repositori berada dalam direktori “fedora-secondary”. Porting ke Sparc yang telah cukup banyak dilakukan memakai basis Fedora 12.

Berikut tahapan mengganti Solaris 9 ke Fedora Linux:

  1. Unduh ISO image Fedora 12 Sparc[a]. Yg dipakai disini adalah Fedora-12-Beta-sparc-disc1.iso
  2. Bakar Fedora-12-Beta-sparc-disc1.iso ke CD Kosong
  3. Masukkan Disc1 Fedora 12 Sparc ke DVD ROM
  4. Saat melakukan Boot SunBlade 150, cepat tekan tombol Stop + a
  5. Jika penekanan tombol Stop + a tepat, maka akan masuk ke mode boot. Jika tidak tepat, maka harus melakukan boot ulang.
  6. Ketik: boot cdrom
  7. Ada permintaan pilihan bahasa, keyboard, time zone, hostname, dan pengisian password root
  8. Pembuatan partisi dari instaler/anaconda tidak berhasil, sehingga partisi harus diatur/dibuat memakai fdisk. Aplikasi fdisk dapat dimunculkan dengan menekan tombol Ctrl + Alt + F2
  9. Jalankan fdisk lalu hapus semua partisi yang dipakai Solaris 9, setelah partisi dihapus, fdisk akan dipaksa keluar
  10. Jalankan lagi fdisk, lalu buat: partisi1 ukuran 512MB untuk boot, partisi2 ukuran 1024MB untuk swap, partisi3 ukuran 15000MB untuk “/” dan partisi4 ukuran sekitar 60000MB untuk /home
  11. Setelah partisi dibuat, sebaiknya lakukan boot ulang, ikuti tahapan yg sama, lalu lakukan tahapan nomor 12
  12. Saat instaler/anaconda meminta jenis partisi, pilih “Custom Layout”
  13. Pilih partisi1 sebagai “/boot” format ke ext3, partisi2 format sebagai swap, partisi3 format ke ext4 dan partisi4 format ke ext4
  14. Selanjutnya akan muncul pilihan aplikasi yang akan dipasang. Berhubung hanya memiliki Disk1, maka semua pilihan yang ada dihilangkan. Penghilangan semua paket ini akan membuat instalasi minimal, hanya memasang 203 paket/rpm
  15. Setelah selesai instalasi lakukan booting ulang
  16. Instalasi hanya memunculkan terminal/konsol
  17. Login memakai user dan password root
  18. Sesuaikan repositori yang ada di /etc/yum.repos.d/
  19. Tambahkan aplikasi yang diperlukan[b]
  20. Jika akan memakai tampilan GUI pasang grup “base-x”[c]
  21. Selesai

[a] http://archive.fedoraproject.org/pub/fedora-secondary/releases/test/12-Beta/sparc/iso/

[b] # yum install gnome-panel gnome-session gdm firefox nautilus

[c] # yum install @base-x

Kelola layar dengan screen

Date July 20, 2011

Melakukan akses ke server sering dilakukan admin server. Akses umumnya dilakukan melalui SSH. Saat sesi SSH ini, admin dapat melakukan beragam aktifitas, antara lain melakukan kompilasi program, atau update program yang ada di server. Jika waktu kompilasi berlangsung lama, ada kemungkinan sesi terputus dan proses kompilasi akan terhenti. Nah, sebuah program bernama ‘screen’ dapat berperan.

GNU Screen memungkinkan menjalankan beberapa aplikasi konsol dalam satu jendela terminal. Untuk beralih di jendela dapat dilakukan dengan mudah memakai kombinasi tombol di keyboard.

Konfigurasi atau pengaturan screen memakai berkas .screenrc yang disimpan di home direktori pengguna. Berikut .screenrc yang telah dibuat:

# /home/igos/.screenrc
 
# Tombol Ctrl + Panah Kanan dan Kiri untuk pindah layar
bindkey ^[[1;5D prev
bindkey ^[[1;5C next
 
autodetach            on              # default: on
crlf                  off             # default: off
deflogin              off             # default: on
defutf8               on
hardcopy_append       on              # default: off
startup_message       off             # default: on
vbell                 off             # default: ???
 
defscrollback         10000           # default: 100
silencewait           15              # default: 30
 
bell                  "bell     in %n (%t) [%w:%s]~"
pow_detach_msg        "Sesi layar \$LOGNAME \$:cr:\$:nl:selesai."
activity              "activity in %n (%t) [%w:%s]~"
sorendition           "+b kG"
 
hardstatus on
hardstatus alwayslastline
hardstatus string "%{.bw} Layar: %{.bW}%-w%{.Wb}%n %t%{-}%+w %=%{..G} %H %{..Y} %D, %d-%M-%Y %c:%s "

Tampilan screen yang telah dipakai untuk empat sesi yang diberi nama 32b, 32c, 32d dan 32e. Perpindahan sesi satu ke sesi lain dapat dilakukan dengan menekan Ctrl + Panah Kanan atau Kiri.

Tampilan memakai .screenrc

Tampilan memakai .screenrc

 

IGOS Nusantara Torrent

Date May 30, 2011

Sesuai permintaan yang menginginkan IGOS Nusantara melalui torrent, saat ini telah tersedia IGN2011 Beta2 melalui torrent. Ada di:

http://repo.igos-nusantara.or.id/torrent/

Selamat bertorrent ria.

IGOS Nusantara 2011 beta2

Date May 26, 2011

IGOS Nusantara (IGN) adalah salah satu distro Indonesia yang saat ini masih konsisten dikembangkan. Tahun 2011 adalah tahun keenam untuk IGN. Setiap tahun IGN mengeluarkan rilis baru. Saat awal diluncurkan pada tahun 2006 memakai kode rilis IGN2006, lalu IGN2007, IGN2008, IGN2009, IGN2010, dan untuk tahun ini memakai kode rilis IGN2011.
.
Saat ini ISO image[1] dan repositori[2] versi beta IGN2011 telah tersedia. IGOS Nusantara sebagai distro yang memaki desktop berbasis GNOME telah memakai GNOME 3.0. Beberapa perubahan dari GNOME 2 ke GNOME 3 memerlukan adaptasi dari pengguna, agar memudahkan pengguna, pengembang IGOS Nusantara tetap mengadaptasi beberapa bagian dari GNOME 2 digabung dengan GNOME 3.
.
Aplikasi atau paket yang ada di IGOS Nusantara 2011 telah mendapat pembaruan ke versi mutakhir. Antara lain Firefox 4.0.1, Libreoffice 3.3.2, GNOME Media Player 1.0.2, Pidgin 2.7.11, Inkscape 0.48, GIMP 2.6.11, dan emulator aplikasi Windows dengan Wine 1.3.18. Ribuan paket lainnya ada di repositori. Kernel 2.6.38.6 dan beragam driver/firmware yang disertakan di IGN2011 akan dapat mengenali beragam perangkat keras (motherboard, prosesesor, chipset, harddisk, kartu suara, kartu ethernet, USB2, USB3, Printer, GSM/CDMA Modem, Ethernet, Wifi, dsb) secara langsung.
.
IGOS Nusantara 2011 (IGN2011) beta2 tersedia dalam versi IGN2011 LiveCD. Setelah diunduh, pengguna dapat membakar ISO image ke CD kosong. Agar proses lebih cepat, pengguna dapat juga membuat USB Flash Disk sehingga menjadi LiveUSB[3].
.
Berikut beberapa tangkapan layar IGN2011 beta2. Untuk tampilan lain dan ukuran gambar dengan resolusi penuh, silakan lihat dari repositori grafik[4]
.
Tampilan Desktop

IGOS Nusantara 2011 Beta2

IGOS Nusantara 2011 Beta2

.

Kertas Dinding (Wallpaper) Monumen Nasional
Kontributor: Farhan Perdana (a.k.a Blek)

IGOS Nusantara 2011 Monumen Nasional

IGOS Nusantara 2011 Monumen Nasional

.

Kertas Dinding Pantai Ampenan Lombok
Kontributor: Iwan Haryanto (Fotografer), Basuki Ariwibowo (Pengirim Foto)

IGOS Nusantara 2011 Pantai Ampenan Lombok

IGOS Nusantara 2011 Pantai Ampenan Lombok

.

Kertas Dinding Pulau Tidung
Kontributor: Muhamad Faozy (2klik.com)

IGOS Nusantara 2011 Pulau Tidung (1)

IGOS Nusantara 2011 Pulau Tidung (1)

IGOS Nusantara 2011 Pulau Tidung (2)

IGOS Nusantara 2011 Pulau Tidung (2)

.

Kertas Dinding Karimunjawa
Kontributor: Acha Mardiyansyah

IGOS Nusantara 2011 Karimunjawa

IGOS Nusantara 2011 Karimunjawa

.

Kertas Dinding Simanindo – Sumatra Utara
Kontributor: Yulian Firdaus Hendriyana

IGOS Nusantara 2011 Simanindo - Sumatra Utara

IGOS Nusantara 2011 Simanindo - Sumatra Utara

.

Kertas Dinding Penari Bali
Kontributor: Hendy Hertiasa, Anggi A Sundadjaja (alm.), dan Widianto Nugroho

IGOS Nusantara 2011 Penari Bali

IGOS Nusantara 2011 Penari Bali

.

Kertas Dinding Barong
Kontributor: Hendy Hertiasa, Anggi A Sundadjaja (alm.), dan Widianto Nugroho

IGOS Nusantara 2011 Barong

IGOS Nusantara 2011 Barong

.

Kertas Dinding Batik Burung
Kontributor: Hendy Hertiasa, Anggi A Sundadjaja (alm.), dan Widianto Nugroho

IGOS Nusantara 2011 Batik Burung

IGOS Nusantara 2011 Batik Burung

.

Kertas Dinding
Kontributor: Hendy Hertiasa, Anggi A Sundadjaja (alm.), dan Widianto Nugroho

IGOS Nusantara 2011 Kresna

IGOS Nusantara 2011 Kresna

.

Tampilan Aplikasi Terpasang

IGN2011 Aplikasi Terpasang

IGN2011 Aplikasi Terpasang

.

Tampilan Aplikasi Aktif

IGN2011 Aplikasi Aktif

IGN2011 Aplikasi Aktif

.

Tampilan Status Koneksi on

IGN2011 Status Koneksi on

IGN2011 Status Koneksi on

.

Tampilan Buka Folder Rumah

IGN2011 Buka Folder Rumah

IGN2011 Buka Folder Rumah

.

Tampilan Pengait Media Eksternal

IGN2011 Media Eksternal

IGN2011 Media Eksternal

.

Tampilan Menu Pengaturan Sistem

.

Taut:
[1] http://repo.igos-nusantara.or.id/2011/
[2] http://repo.igos-nusantara.or.id/iso/2011/beta/
[3] http://igos-nusantara.or.id/wiki/Membuat_IGOS_Nusantara_LiveUSB
[4] http://repo.igos-nusantara.or.id/grafik/2011/beta/

IGOS Nusantara 2011 beta dan wallpaper baru

Date May 5, 2011

Beberapa hari lalu mendapat kiriman foto untuk dipakai sebagai wallpaper di IGOS Nusantara 2011 (IGN2011). Foto Monumen Nasional (Monas) dicoba dan dipasang di IGN2011. Hasilnya cocok dengan warna dominan yang biasa dipakai di IGOS Nusantara.

IGN2011 beta + Wallpaper Monas

IGN2011 dan Wallpaper Monumen Nasional

IGN2011 dan Wallpaper Monumen Nasional

Jika ada wallpaper atau gambar yang khas Indonesia dan boleh dipasang di IGOS Nusantara dengan lisensi GPL atau Creative Common (CC), silakan kirim info ke bantuan @ igos-nusantara.or.id

IGOS Nusantara 2011 beta1

Date May 2, 2011

IGOS Nusantara (IGN) adalah salah satu distro Indonesia yang saat ini masih konsisten dikembangkan. Tahun 2011 adalah tahun keenam untuk IGN. Setiap tahun IGN mengeluarkan rilis baru. Saat awal diluncurkan pada tahun 2006 memakai kode rilis IGN2006, lalu IGN2007, IGN2008, IGN2009, IGN2010, dan untuk tahun ini memakai kode rilis IGN2011.
.
Saat ini ISO image[1] dan repositori[2] versi beta IGN2011 telah tersedia. IGOS Nusantara sebagai distro yang memaki desktop berbasis GNOME telah memakai GNOME 3.0. Beberapa perubahan dari GNOME 2 ke GNOME 3 memerlukan adaptasi dari pengguna, agar memudahkan pengguna, pengembang IGOS Nusantara tetap mengadaptasi beberapa bagian dari GNOME 2 digabung dengan GNOME 3.
.
Aplikasi atau paket yang ada di IGOS Nusantara 2011 telah mendapat pembaruan ke versi mutakhir. Antara lain Firefox 4, Libreoffice 3.3.2, GNOME Media Player 1.0.2, Pidgin 2.7.11, Inkscape 0.48, GIMP 2.6.11, dan emulator aplikasi Windows dengan Wine 1.3.18. Ribuan paket lainnya ada di repositori. Kernel 2.6.38.3 dan beragam driver/firmware yang disertakan di IGN2011 akan dapat mengenali beragam perangkat keras (motherboard, prosesesor, chipset, harddisk, kartu suara, kartu ethernet, USB2, USB3, Printer, GSM/CDMA Modem, Ethernet, Wifi, dsb) secara langsung.
.
IGOS Nusantara 2011 (IGN2011) beta1 tersedia dalam versi IGN2011 LiveCD. Setelah diunduh, pengguna dapat membakar ISO image ke CD kosong. Agar proses lebih cepat, pengguna dapat juga membuat USB Flash Disk sehingga menjadi LiveUSB[3].
.
Berikut beberapa tangkapan layar IGN2011 beta1. Untuk tampilan lain dan ukuran gambar dengan resolusi penuh, silakan lihat dari repositori grafik[4]
.
Tampilan Desktop

IGN2011 Tampilan Desktop

IGN2011 Tampilan Desktop

Tampilan Aplikasi Terpasang

IGN2011 Tampilan Aplikasi Terpasang

IGN2011 Tampilan Aplikasi Terpasang

Tampilan Aplikasi Aktif

IGN2011 Tampilan Aplikasi Aktif

IGN2011 Tampilan Aplikasi Aktif

Tampilan Status Koneksi on

IGN2011 Status Koneksi on

IGN2011 Status Koneksi on

Tampilan Pengait Media Eksternal

IGN2011 Media Eksternal

IGN2011 Media Eksternal

Tampilan Menu Pengaturan Sistem

Taut:
[1] http://repo.igos-nusantara.or.id/2011/
[2] http://repo.igos-nusantara.or.id/iso/2011/beta/
[3] http://igos-nusantara.or.id/wiki/Membuat_IGOS_Nusantara_LiveUSB
[4] http://repo.igos-nusantara.or.id/grafik/2011/beta/

Hemat 79 persen dengan deltarpm

Date March 30, 2011

Sejak Fedora 11 dikenalkan deltarpm. Deltarpm akan menghemat pengunduhan paket rpm saat melakukan update paket/aplikasi. Tadi mencoba update paket sebanyak 258 dan instal 7 paket, keseluruhan paket 363 MB. Penggunaan deltarpm perlu unduh 53 MB, ditambah unduh 112 MB. Plugin presto menyatakan reduksi atau penghematan sebesar 79% (dari 251 MB ke 53 MB).

Berikut log saat melakukan update:

Transaction Summary
========================================
Install       7 Package(s)
Upgrade     258 Package(s)

Total download size: 363 M
Is this ok [y/N]: y
Downloading Packages:
Setting up and reading Presto delta metadata
f15-all/prestodelta                                                                                                                                                      | 2.0 MB     01:24
Processing delta metadata
Download delta size: 53 M

Lanjutan:

Finishing rebuild of rpms, from deltarpms
<delta rebuild>                                                                                                                                                          | 251 MB     00:01
Presto reduced the update size by 79% (from 251 M to 53 M).
Package(s) data still to download: 112 M

Build masal 10042 src.rpm

Date March 25, 2011

Beberapa bulan lalu sudah melakukan build masal src.rpm. Berhubung naik ke versi paling mutakhir perlu melakukan build ulang lagi secara masal. Build ulang dilakukan untuk 10042 src.rpm dikali dua. Yaitu 10042 src.rpm ke i686.rpm, dan 10042 src.rpm ke x86_64.rpm. Agar server yang dipakai untuk kompilasi bekerja optimal, kompilasi dipecah menjadi empat batch. Masing-masing batch disimpan dalam satu skrip. Tiap skrip melakukan kompilasi sekitar 5000 paket. Skrip1 dan skrip2 untuk menghasilkan i686.rpm, sedangkan skrip3 dan skrip4 untuk menghasilkan x86_64.rpm. Skrip1 dan skrip 3 untuk paket dengan huruf nama 0-a sampai huruf o, skrip2 dan skrip4 untuk paket p sampai z.

Server yang dipakai untuk build masal memakai dua Intel Xeon Quad Core, total ada 8 core. Proses build sering memakai kinerja prosesor sampai 100%.